Menghitung Bea Masuk Paket Dari Luar Negeri

Menghitung Bea Masuk Paket Dari Luar Negeri

Anda berniat membeli barang dari luar negeri? Jangan asal beli! anda harus cermati lebih dahulu bea masuk yang akan dikenakan terhadap barang tersebut. Ada beberapa barang dikenakan pajak masuk sangat tinggi, sehingga alih-alih anda merasa membeli barang dengan harga murah, namun jika ternyata terkena pajak sangat tinggi, dihitung-hitung harga barang sampai di rumah bisa jadi berharga fantastis. Menghitung bea masuk dan pajak impor seperti ini memang lumayan rumit. Ada kalkulator online untuk menghitung bea masuk paket dari luar negeri yang bisa kita pakai untuk memudahkan perhitungan.

Jika artikel sebelumnya telah dibahas bagaimana cara mengikuti lelang di Ebay, kemudian dilanjutkan dengan cara mengenali reputasi seller di Ebay, maka bagian terakhirnya adalah memahami prosedur pajak-pajak yang dipungut oleh Bea Cukai (Customs Clearance) sesuai dengan aturan yang berlaku. Ini perlu kita pahami karena jika asal beli tanpa tahu berapa kira-kira pajak masuk yang harus kita bayar, kita bisa terkaget-kaget, ternyata pajaknya bisa lebih besar dari harga barang yang dibeli.

Setiap kiriman barang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia, selalu melewati proses pemeriksaan di bea cukai terlebih dahulu. Bea cukai akan menghitung pajak pajak yang harus dibayar sesuai dengan jenis barang.

Ada kebijakan bebas pajak berlaku di Indonesia, yaitu jika nilai pabean barang kiriman maksimum 50 USD. Barang senilai ini dianggap sebagai gift sehingga bebas pajak. Paket akan dikirim langsung ke tujuan tanpa tambahan biaya. Yang harus dicermati, istilah nilai pabean artinya adalah : cost (harga barang) + Insurance (jika ada) + Freight (ongkos kirim). Untuk mempermudah cara perhitungan, untuk selanjutnya “nilai pabean barang” kita sebut sebagai CIF kependekan dari Cost+Insurance+Freight.

  • Misalnya anda membeli barang seharga 45 USD, tanpa insurance dan ongkos kirimnya 15 USD maka CIF barang tersebut adalah 45 USD + 15 USD = 60 USD. Nilainya sudah lebih dari 50 USD, berarti sudah terkena pajak.
  • Jika sudah sampai di Indonesia, barang kiriman akan ditahan oleh Bea Cukai. Selanjutnya anda akan dikirimi surat pemberitahuan untuk menebusnya di kantor pos yang ditunjuk untuk menangani paket dari luar negeri. Kantor pos ini  ini biasanya ada Kantor Perwakilan Bea Cukai di dalamnya. Paket baru bisa diambil jika anda sudah melunasi pajak-pajak yang dikenakan.
  • Pajak-pajak import yang dikenakan meliputi: Bea Masuk (BM), PPN, PPH, dan PPnBM. Dengan rumus perhitungan sbb. :
    BM = (CIF – 50) * Tarif-BM
    PPN = ((CIF – 50) + BM) * 10%
    PPH = ((CIF – 50) + BM) * 7.5
    PPnBM = ((CIF – 50) + BM) * Tarif-PPnBM
  • Tarif bea masuk berbeda untuk setiap jenis barang. Yang tergolong barang mewah akan dikenakan tarif jauh lebih tinggi dibanding barang lain yang bukan kategori barang mewah. Tabel besarnya tarif bea masuk masing-masing barang bisa dilihat di www.beacukai.go.id.

Contoh Kasus:
Saya pernah menerima kiriman barang berupa cincin-cincin perak dari Thailand. CIF-nya adalah 60 USD. Untuk perhiasan perak berlaku nilai: Tarif-BM=15%, Tarif-PPN=10% dan Tarif-PPnBM=40%. Dengan demikian perhitungan pajak yang harus dibayarkan adalah :

BM       = (60 – 50) * 15% = 1.5 USD
PPN     = ((60 – 50) + 1.5) * 10% = 1.15 USD
PPH     = ((60 – 50) + 1.5) * 7.5% = 0.8625 USD
PPnBM = ((60 – 50) + 1.5) * 40% = 4.6 USD

Jadi jumlah total pajak-pajak yang harus dibayarkan = BM+PPN+PPH+PPnBM = 8.1125 USD.
Jika dibandingkan dengan nilai barang (60 USD) berarti total pajak yang harus dibayar sekitar 13.5% dari nilai barang.

2 Comments

  1. manfaat banget nih, saya berbisnis export import

    Reply
  2. Maaf. Kalau boleh tanya berapa kira kira pajak untuk smartphon dengan harga sekitar 300-350 usd

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *